Saya akan memberikan dua cara bagaimana me-roasting kopi yang benar.
Roasting merupakan cara memasak biji kopi. Ketika biji kopi di masak, seperti halnya daging, tepung gandum, dan bahan lainnya yang dimasak, ada suatu reaksi kimia yang menyertai. Karakter biji kopi juga berubah. Lebih lama biji kopi itu dimasak, semakin banyak bahan kimia yang berubah karakteristiknya. Secara ilmiah pada dasarnya roasting adalah proses mengeluarkan air dalam kopi, mengeringkan dan mengembangkan bijinya.
Namun kebutuhan akan kesegaran kopi semakin meningkat, terutama di kalangan peminum kopi di barat, Korea dan juga Jepang, me-roasting kopi menjadi hobi tersendiri buat penikmat kopi.
Namun kebutuhan akan kesegaran kopi semakin meningkat, terutama di kalangan peminum kopi di barat, Korea dan juga Jepang, me-roasting kopi menjadi hobi tersendiri buat penikmat kopi.
Kesegaran biji kopi memang sangat penting buat para penikmat kopi. Bagi mereka kenikmatan menikmati kopi tidak terlepas dari kesegaran biji kopi yang segar dari proses roasting dan digiling hanya beberapa detik sebelum diminum. Tentunya juga kepuasan tersendiri juga bisa didapatkan dari hasil roasting yang dibuat oleh diri sendiri.
Jenis kopi sangat mempengaruhi proses sangrai. Tidak semua jenis kopi dapat di roasting dengan metode yang sama untuk citarasa terbaik. Dua cara yang biasanya dipakai untuk me-roasting kopi di rumah :
1. Kitchen stovetop: menggunakan kompor dengan panci Teflon untuk me-roasting kopi memang paling menantang. Karena metode ini menuntut kesabaran, juga kekuatan atau keuletan untuk terus mengaduk kopi sehingga hasil panggangannya merata. Sekitar 20 menit kemudian (untuk kopi sekitar 100gr), kopi akan mencapai level roasting yang memuaskan.
2. Hot air roaster: alat roaster kopi mini yang bertenaga listrik menghasilkan energi panas dan memiliki fitur mengaduk/memutar otomatis biji-biji kopi sehingga hasilnya merata. Biasanya perhitungan lama dan suhu nya sudah terkontrol otomatis juga. Kita tinggal menunggu sampai kopi matang
Biji kopi bisa sama. Asal nya pun sama. Tapi rasa bisa berbeda. Kenapa? Karena proses roasting itu tadi. Seperti meracik nasi goreng yang memiliki bumbu yang sama, tapi ketika di tangan si koki yang berbeda, maka cita rasa si nasi goreng akan berbeda. Demikian juga dengan me-roasting kopi. Selanjutnya kami akan coba bahas istilah-istilah hasil dari roasting. (hep).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar